Selamat Datang

Selamat datang di blog yang sederhana ini. Semua yang ada di blog ini merupakan apa yang saya baca dan saya pelajari ,semoga apa yang ada di blog ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
Showing posts with label Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Mikrotik. Show all posts

Tuesday, May 29, 2012

Perintah Dasar Pada Mikrotik

konfigurasi mikrotik memang lebih mudah dengan menggunakan winbox yang sudah GUI,namun apa salahnya kita sedikit mengenal perintah CLI dari mikrotik :) cekidot langsung :)
Mengkonfigurasi MikroTik menggunakan Command Line Interface (CLI)  bisa kita lakukan dengan menggunakan telnet, ssh, menu terminal pada winbox, kabel serial atau secara langsung apabila kita menginstall MikroTik RouterOS pada sebuah PC atau pada virtual machine. 

Berikut beberapa perintah dasar mengkonfigurasi MikroTik dengan menggunakan Command Line Interface (CLI):

  1. Memberi Nama Router
    /system identity set name=RouterKu.
  2. Melihat Interface yang terpasang
    /interface print
  3. Memberi Nama pada Interface Ethernet
    /interface ethernet set ether1 name=Public
    /interface Ethernet set ether2 name=Local 
    atau
    /interface set 0 name=Public
    /interface set 1 name=Local 
    atau
    / interface set 0 name=Public; set 1 name=Local
  4. Memberi IP Address pada interface Public dan Local
    /ip address add address=192.168.67.65/24 interface=Public
    /ip address add address=167.16.10.65/24 interface=Local
  5. Mengganti IP Address pada interface Local (1)
    /ip address remove 1
    /ip address add address=172.16.10.65/24 interface=Local
  6. Menambahkan default gateway
    / ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.67.2 Atau
    /ip route add gateway=192.168.67.2
  7. Menambahkan NAT Masquerade
    /ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=Public action=masquerade
  8. Menambahkan Primary DNS dan Secondary DNS
    /ip dns set primary-dns=203.78.115.215 secondary-dns=203.78.115.222 allow-remote-request=yes
  9. Menambahkan DHCP Server packet
    • Buat IP Pool
      /ip pool add name = ippool1 ranges= 172.16.10.1-172.16.10.10
    • Setup DHCP Server
      /ip dhcp-server add interface=Local address=ippool1
    • Setup Netwok; Gateway, DNS Server,..
      /ip dhcp-server  network add address=172.16.10.0/24 gateway=172.16.10.100 s=dns-server=203.78.115.222
  10. Membackup System configuration
    /system backup save name=Backup-1    
  11. Restore System configuration
    /system backup load name=Backup-1    
Demikianlah beberapa contoh MikroTik Command Line Interface untuk mengkonfigurasi MikroTik RouterOS, IP Address yang digunakan pada diatas hanyalah contoh saja, sehingga harus kita ubah sesuai dengan IP Address yang anda kehendaki,semoga bermanfaat ya kawan ,salam persahabatan,kita sama-sama belajar,kalau ada yang salah silakan berikan komentar :)

Pengenalan Mikrotik,RouterOS dan RouterBoard

MikroTik
MikroTik
MikroTik  berasal dari kata mikrotikls yang berarti “network kecil” dalam bahasa Latvia.  MikroTik dengan trademark MikroTikRouterOS dan RouterBOARD  merupakan perusahaan kecil berlokasi di Riga, ibukota Latvia bersebelahan dengan Rusia dan memiliki lebih dari 70 karyawan, pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. 


MikroTik yang mempunyai motto “Routing The Word” didirikan pada tahun 1995 untuk mengembangkan Router dan sistem ISP dengan wireless. Sekitar tahun 1997 MikroTik membuat sistem RouterOS perangkat lunak yang menyediakan stabilitas yang luas, kontrol, dan fleksibilitas untuk semua jenis interface data dan routing. Pada tahun 2002 MikroTik memutuskan untuk membuat perangkat keras sendiri  yang mempunyai kemampuan handal sebagi mesin Router , dan merek RouterBOARD akhirnya lahir.

RouterOS


RouterOS
RouterOS merupakan Software Router untuk PC (x86, AMD, dll). RouterOS ini berupa sistem operasi berbasis linux yang kita install pada komputer (Personal Computer) yang mampu menjadikan sebuah PC (bahkan dengan spesifikasi yang rendah) menjadi sebuah Router yang handal dengan fitur yang lengkap.


Berikut contoh spesifikasi komputer yang bisa kita dijadikan Router dengan menggunakan MikroTik RouterOS (semakin tinggi spesifikasi komputer yang digunakan tentu akan membuat semakin baik pula unjuk kerja dari Router) :
  • Processor           :    Intel Pentium II 400 MHz
  • Hardisk               :    4 GB
  • RAM                   :    128 MB
  • Network Card    :    2 buah NIC

RouterBOARD


RouterBOARDRouterBOARD merupakan hardware (Router)  yang didesain oleh MikroTik. RouterBOARD memiliki beragam seri dan interface yang disesuaikan dengan kebutuhan.  RouterBOARD menggunakan RouterOS sebagai software / sistem operasinya. 


Beberapa contoh Routerboard ini diantaranya adalah RB400, RB600, R52H, R52N, R2N yang merupakan Wireless board dan RB750, RB450G, RB1000 yang merupakan Embeded (sistem minimum) Router.


RouterBOARD  memiliki sistem pengkodean tertentu, misalnya untuk RouterBOARD RB433 seperti gambar diatas memiliki pengertian sebagai berikut:


RB433


Kode lainnya yang terdapat dibagian dibelakang tipe:
  • U  -  dilengkapi port USB
  • A  -  Advanced, biasanya level 4 atau diatasnya
  • H  - High Performance, Processor lebih tinggi
  • R  -  dilengkapi Wireless Card embedded
  • G  -  dilengkapi port Ethernet Gigabit


sumber